Jl. Angsoka no 8 Denpasar
Telp
: 0361 243350
Fax
: 0361 228821
Email
: inforsmatabalimandara@gmail.com
Beranda
Galeri
Pengumuman
Kontak Kami
Online Booking
WBS

Optimalkan Pelayanan Publik , Wagub Dorong SKPD Berinovasi

Optimalkan Pelayanan Publik , Wagub Dorong SKPD Berinovasi

Keberhasilan Rumah Sakit Mata Bali Mandara masuk dalam Top Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (Sinovik) 2016  diapresiasi positif Wakil Gubernur Bali, Ketut Sudikerta.  Menurutnya capaian ini merupakan bentuk inovasi yang membanggakan dari  jajaran Rumah Sakit Mata Bali Mandara dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat. Ia berharap kedepannya prestasi ini  bisa menular kepada SKPD lainnya untuk menciptakan inovasi sehingga pelayan publik kepada mayarakat semakin lebih baik dan memuaskan. Demikian disampaikannya saat menghadiri simposium dan Gelar Inovasi Pelayanan Publik Nasional Tahun 2016 di JX International (Jatim Expo) , Surabaya, Jawa Timur , Kamis (31/3). “Segala inovasi pelayanan publik yang dilakukan oleh pemerintah adalah solusi bagi permasalahan masyarakat kita dan bukan menjadi sebaliknya menimbulkan masalah baru. Dan tentunya kita sangat bangga dengan prestasi RS Mata Bali Mandara. Semoga langkah ini bisa memotivasi SKPD lannya untuk bernovasi memberikan yang terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.

  

Lebih lanjut Sudikerta juga mengharapkan dengan ajang   yang digelar oleh Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Refomasi Birokrasi (Kemnepar-RB) setiap tahunnya ini menjadikan permasalahan publik sebagai perhatian utama pemerintah daerah khususnya Pemprov Bali dalam rangka untuk meningkatkan kualitas dari pelayanan. Ajang penghargaan ini diharapkan pula mampu untuk dijadikan sebagai motivasi bagi jajaran pemerintah dalam meningkatkan kinerja  sehingga mampu untuk memberikan pelayanan prima bagi masyarakat. “Penghargaan ini bukan segala – galanya, bukan berarti kita cepat berpuas diri,  melainkan ini harus dijadikan tantangan kedepannya, mari kita gali lagi lebih banyak  inovasi pelayann publik  ,” pungksnya.

 

Sementara itu Ketua panitia Pelaksanaan Kegiatan yang juga merupakan Deputi Bidang Pelayanan Publik Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi  Mirawati Sudjono menyatakan bahwa kegiatan tersebut dilaksanakan merupakan wujud dari program one agency, one inovation(OAOI), yang mewajibkan setiap kementerian, lembaga, pemerintah provinsi, kabupaten/kota wajib menciptakan minimal satu inovasi setiap tahun. Dia juga menegaskan kegiatan ini juga bertujuan untuk mempromosikan inovasi pelayanan publik yang diciptakan oleh kementerian, lembaga, pemerintah provinsi, kabupaten/kota, selain itu kegiatan tersebut juga bertujuan untuk mensimulasikan inovasi pelayanan publik, berbagi pengalaman serta memungkinkan bagi masing – masing instansi untuk meniru mana inovasi pelayanan publik yang dianggap perlu di daerahnya. Disampaikannya, Animo intansi untuk mengikut kompetisi ini, semakin tinggi. Pada 2014 baru ada 515 inovasi yang yang dikompetisikan. Pada 2015, jumlah  peserta meningkat menjadi 1.184 inovasi dan hal yang berbeda dengan sebelumnya, tahun ini BUMN juga diundang untuk ikut sebagai peserta kompetisi. Dari total 2.476 inovasi yang ikut, sudah ditetapkan Top 99, yang kini tengah dievaluasi untuk mendapatkan Top 35.

Sedangkan Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Yuddy Chrisnandi, yang turut hadir pada kesempatan tersebut mengharapkan kedepannya para pimpinan instansi pemerintah baik di pusat maupun di daerah, untuk menjaga dengan baik momentum dan lingkungan yang kondusif untuk mendorong terciptanya inovasi secara berkelanjutan. Selain itu, jajaran pemerintahan diminta untuk manfaatkan teknologi informasi dan komunikasi secara optimal guna memperluas jaringan kerja sama dan sarana berbagi pengetahuan dan pengalaman antar instansi dalam menularkan best practices. Ia juga mengatakan perlunya memperkuat integritas Aparatur Sipil Negara (ASN) serta meningkatkan akuntabilitas kinerja instansi pemerintah, untuk memperkuat kepercayaan publik kepada pemerintah. Menurutnya, pelaksanaan kompetisi ini menjadi sangat relevan di era keterbukaan dan persaingan global. “Sebagai bagian dari masyarakat gobal, kita tidak dapat menutup diri terhadap dinamika perubahan yang datang begitu cepat. Siklus hidup (life cycle) suatu produk menjadi semakin singkat yang berjalan seiring dengan perubahan tingkat kebutuhan dan kepuasan masyarakat,” pungkasnya. Inovasi bukan hanya dibutuhkan dalam sektor privat saja, tetapi juga pada sektor publik. Laporan Global Innovation Index Tahun 2015 menunjukkan bahwa ide-ide cemerlang, kecepatan dan kemampuan berdaptasi adalah faktor penting dalam menentukan keberhasilan suatu inovasi.

 
Rumah Sakit Mata Bali Mandara Melayani Keluarga Dengan Cerdas dan Cinta
RS Mata Bali Mandara
Sebagai pemilik adalah Pemerintah Provinsi Bali yang memberikan pelayanan spesialistik di ...
RS Mata Bali Mandara
Phaco-emulsifikasi merupakan teknik operasi katarak menggunakan irisan yang sangat ...
RS Mata Bali Mandara
Dalam rangka meningkatkan Mutu Pelayanan dibentuklah Tim Mutu Rumah Sakit dengan ...
Lokasi
Berita Terbaru
Poling
Menurut anda apakah layanan di Rs Indera Bali sudah baik ?
Link Situs Terkait
Copyright © 2013 rsmatabalimandara.baliprov.go.id - All Rights Reserved.
eXTReMe Tracker