Jl. Angsoka no 8 Denpasar
Telp
: 0361 243350
Fax
: 0361 228821
Email
: inforsmatabalimandara@gmail.com
Beranda
Galeri
Pengumuman
Kontak Kami
Online Booking
WBS

Pelayanan Pasien Glaukoma

Pelayanan Pasien Glaukoma

Read in English

Glaukoma adalah kumpulan penyakit yang merusak saraf optik mata dan menyebabkan terganggunya lapang pandang. Glaukoma adalah penyebab kebutaan nomer 2 setelah katarak di seluruh dunia, terutama pasien lanjut usia. Deteksi dini dan terapi dapat mencegah kerusakan saraf optik dan hilangnya penglihatan.  

Faktor risiko dari glaukoma seperti umur, peningkatan tekanan bola mata, ras Afrika, kornea yang tipis, riwayat keluarga dengan glaukoma, miopia, riwayat trauma mata, penggunaan steroid dan tekanan darah tinggi. Penyebab pasti kerusakan saraf optik karena glaukoma belum dimengerti sepenuhnya. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa peningkatan tekanan bola mata merupakan faktor risiko utama kerusakan saraf optiik, walaupun banyak pasien glaucoma dapat memiliki tekanan bola mata yang normal.

Glaukoma tipe kronis sering disebut “pencuri penglihatan” karena tanpa gejala hingga terjadi hilangnya penglihatan. Pada jenis glaukoma akut, gejala terjadi tiba-tiba seperti mata merah, penglihatan kabur, terlihat halo, nyeri yg intens pada mata, mual dan muntah.

Pemeriksaan  untuk glaukoma seperti pengukuran tekanan bola mata,  pemeriksaan sudut bilik mata depan, pemeriksaan saraf optik, dan pemeriksaan uji lapang pandang hendaknya dilakukan. Hilangnya penglihatan akibat glaukoma tidak dapat disembuhkan, sehingga pemeriksaan mata rutin seperti tekanan bola mata harus dilakukan. Jika glaukoma ditemukan lebih awal, hilangnya penglihatan dapat dicegah.

Untuk informasi lebih lanjut dan pemeriksaan glaukoma, silahkan datang ke RS Mata Bali Mandara setiap Hari Rabu dan Jumat mulai pukul 07.30- 12.30 WITA.

 

Read in English Glaucoma is a group of diseases that damage the optic nerve and caused visual field defect. Glaucoma is a second common cause of blindness after cataract in the world, especially in elderly. Early detection and treatment can prevent damage of the optic nerve and loss of vision.
Risk factor for glaucoma including age, increased pressure in the eye, Africans, thin cornea, a family history of glaucoma, myopia, history of eye injury, steroid use, and high blood pressure. The definite cause of optic nerve damage is not fully understood yet. Several studies have shown that increased eye pressure is major risk factor for optic nerve damage, although many glaucoma patients may have normal eye pressure. 
	Chronic glaucoma is often called the "silent thief of sight," because it has no symptoms until advance vision loss occurs. In acute glaucoma, symptoms can include sudden blurry vision, halos around lights, intense eye pain, nausea and vomiting.
Examination for glaucoma should include measurements of the intraocular pressure, anterior chamber angle examination, examination of the optic nerve, and visual field test. Vision loss due to glaucoma is irreversible, so it's important to have regular eye exams that include measurements of eye pressure. With early detection, vision loss caused by glaucoma can be prevented. 
For Further information and glaucoma medical check up please contact RS Mata Bali Mandara on Wednesday and Friday at 07.30 a.m-12.30 p.m.

 
Rumah Sakit Mata Bali Mandara Melayani Keluarga Dengan Cerdas dan Cinta
RS Mata Bali Mandara
Phaco-emulsifikasi merupakan teknik operasi katarak menggunakan irisan yang sangat ...
RS Mata Bali Mandara
Dalam rangka meningkatkan Mutu Pelayanan dibentuklah Tim Mutu Rumah Sakit dengan ...
RS Mata Bali Mandara
Sebagai pemilik adalah Pemerintah Provinsi Bali yang memberikan pelayanan spesialistik di ...
Lokasi
Berita Terbaru
Poling
Menurut anda apakah layanan di Rs Indera Bali sudah baik ?
Link Situs Terkait
Copyright © 2013 rsmatabalimandara.baliprov.go.id - All Rights Reserved.
eXTReMe Tracker